Senin, 17 Januari 2011

BUPATI BANDUNG BARAT DITUNTUT REALISASIKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN OLEH MASYARAKAT KEC.PARONGPONG

Parongpong KBB, Jelajah News.
Pembangunan Infra Struktur jalan jalur alternative yang  ada di Kec. Parongpong diantaranya   Cihanjuang –Sariwangi-Ciwaruga-karyawangi merupakan skala prioritas program pembangunan  KBB, karena lintassan tersebut merupakan jalur alternative lintasan dari arah Cimahi- Kec. Parongpong ke arah kota Bandung  yang merupakan jalur penunjanng agro bisnis dan agrowisata Penduduk Kec. Parongpong yang sudah begitu lama dan lelah menunggu hasil realisasi janji bupati KBB yang pernah di muat  pada salah satu media lokal KBB Medium Berseka Edisi 165 akhir 2009 , dalam acara "Gebyar PNPM" yang digelar di desa Cihanjuang Kec. Parongpong.bupati KBB menjanjikan perbaikan Infra struktur jalan utama penyambung kota CImahi – Kota Bandung akan diperbaikai  pada pertengahan 2010, namun hasilnya belum terealisasi.
Menurut Kepala Desa Karya Wangi Agus Ratmadi mengatakan,” Jln Karyawangi mempunyai sekitar 2 km ruas jalan yang kondisinya sudah rusak dan berlubang,dan pihaknya sudah berupaya mengajukan melalui program Musrembang namun sampai saat berita ini dimuat belum ada informasi yang jelas.” Dan hal senada diungkapkan oleh salah seorang  warga desa Karya wangi A’an yang beralamat RT 01 RW7  mengungkapkan akan pentingnya perbaikan jalan yang ada di wilayah Desa Karyawangi Kec. Parongpong selain jalan yang rusak dan berlubang menurutnya jalan tersebut sangat penting karena disamping sebagai penunjang  sarana tranfortasi  yang dapat mempermudah sarana sirkulasi perekonomian masyarakat aman dan lancar terutama dapat meningkatkan daya tarik wisata alam /bunga desa Karya wangi khususnya.


skala prioritas
Jalan utama desa Karya Wangi merupakan program utama dan menjadi skala prioritas bagi desanya,” Bagi desa Karya Wangi, lebih baik tidak mendapatkan program lain dari pada jalan rusak,ditambah sekarang sedang di bangun Puskesmas Kec.Parongpong yang segera tuntas kemungkinan sekitar awal tahun 2011  sudah selesai.” Ungkap Agus Ratmadi.
Perhatian yang begitu mendalam bagi kades yang satu ini akan pembangunan Infrastruktur khusunya jalan Utama Desa Karya wangi karena selain penunjang kelancaran Ekonomi masyarakat  Ia juga berharap dengan adanya perbaikan jalan tersebut dapat mempermudah akses wisata alam bunga yang ada diwilayahnya. Dan harapannya tersebut ternyata mendapat respon positip dari Camat Parongpong Drs. Slamet Nugraha, walaupun pada kenyataanya respon positip  tersebut belum ada tindak lanjut dari pihak kecamatan sebagai upaya realisasinya. padahal pembangunan Puskesmas Kec. Parongpong yang berlokasi tepat dibelakang Kantor Desa Karya Wangi tak lama lagi tuntas. dan sampai saat berita ini di muat belum ada kabar yang menggembirakan.
Belasan tahun rusak berat
Warga Masyarakat desa Sariwangi menuntut agar segera ada perbaikan jalan desa Sariwangi dan saluran drainase sepanjang jalan depan desa Sariwangi karena bila dimusim penghujan saat ini selain jalan rusak saluran air tidak ada akibatnya air menggenangi sepanjang jalan dan menurutnya sudah belasan tahun jalan Depan Desa Sariwangi belum mendapatkan perbaikan,  Hal Tesebut dibenarkan Oleh kepala desa Sariwangi Drs. E Darmawan yang juga ketua APDESI Kec. Parongpong menurutnya pernyataan warganya tersebut merupakan hal yang wajar karena mungkin sudah bosan dengan janji yang tak kunjung terealisasi.
Menurut Drs. E Darmawan, Kepala desa Sariwangi, “ warga desa Sariwangi mengharapkan bentuk kongrit dari pemerintah KBB untuk segera memperbaiki jalan raya utama desa Sariwangi yang menghubungkan kota Bandung-Cimahi dikarenakan sudah belasan tahun  jalan tersebut dibiarkan rusak sehingga memerlukan perbaikan yang serius dari pemerintah KBB dan benar benar menjadi skala prioritas”, disingggung mengenai bahaya longsor di wilayah desa Sariwangi Pemerintah KBB diharapkan melakukan tindakan preventive agar kejadian tersebut tidak terulang lagi dikemudian hari salah, satu solusinya yaitu saluran air sepanjang jalan tersebut  mendapatkan perbaikan permanen.sebagai upaya pencegahan agar menciptakan keamanan bagi pengguna jalan yang melintasinya. JN 008/007

Minggu, 16 Januari 2011

Rencana pembangunan Monumen Peringatan Kab. Bandung Barat

PARONGPONG,(GM)-
Rencana pembangunan Monumen Peringatan Kab. Bandung Barat hingga kini belum bisa dilakukan. Pembangunan masih menunggu pencairan dana. Monumen tersebut rencananya akan dibangun di antara wilayah Desa Karyawangi dan Desa Sariwangi.
Camat Parongpong, Slamet Nugraha mengatakan, pembangunan monumen masih dalam perencanaan. "Untuk pembangunan monumen itu dananya belum cair, jadi kita masih menunggu," katanya kepada "GM", Selasa (11/1).
Kepastian pembangunan monumen belum bisa ditetapkan. Selain menunggu pencairan dana, saat ini masih dalam tahap perencanaan infrastruktur. "Hanya saja pembangunan monumen itu direncanakan dilakukan di atas tanah dari Desa Sariwangi dan Desa Karyawangi. Tanah yang dibutuhkan untuk berdirinya pembangunan monumen sekitar 6 hektare," ujar Slamet.
Dalam perencanaannya, dua desa tersebut sepakat menyumbangkan tanah untuk pembangunan. Karena setelah dibangun, monumen tersebut nantinya dapat difungsikan sebagai tempat wisata untuk meningkatkan pariwisata di dua desa tersebut.
Sementara menurut Kepala Desa Sariwangi, E. Darmawan, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan monumen sebesar Rp 50 miliar. "Dana itu kita ajukan ke DPR RI dan saat ini kita masih menunggu respons dari pusat," katanya.
Baru-baru ini, pihak DPR RI melakukan survei untuk pembangunan monumen peringatan KBB tersebut. Dikatakan, desain monumen tersebut kini sudah ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) KBB.
Darmawan menambahkan, setelah pembangunan terealisasi, pihaknya akan mengusulkan pelebaran jalan yang menjadi akses ke lokasi. Diperkirakan jalan akan menjadi lebih padat oleh warga luar KBB. (adit)** (Sumber : www.klik-galamedia.com).

Berita Lainnya

free counters
free counters